Informasi Berharga AndiSeti

Tampilkan postingan dengan label internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label internet. Tampilkan semua postingan


Index News Number : 0053
 

Email phishing yang mengaku PayPal (eset)
 
Aksi phishing alias pencurian informasi sensitif yang menyasar para nasabah bank seakan tiada habisnya. Bahkan, beberapa minggu terakhir ditemukan metode baru dalam menjalankan phishing.

Perusahaan keamanan Eset menyatakan bahwa phishing metode baru ini muncul dalam bentuk email yang di dalamnya terdapat attachment berextention 'htm' atau 'html'.

Sontak, modus tersebut menimbulkan pertanyaan, mengapa pelaku phishing menggunakan attachment dengan kode html dan bukan link? Berikut alasan yang dikemukakan Eset:

  1. Menjalankan kode html di sistem lokal tidak akan membawa ke situs web tersebut, dan URL filter tidak akan berfungsi.
  2. Menjalankan kode html secara lokal di browser berarti load dari intranet bukan dari internet. Setting yang dilakukan biasanya tidak terlalu ketat untuk memuat atau memulai file dari intranet

"Extension tersebut juga akan melakukan cloning situs asli yang dipalsukan sehingga sangat sulit untuk membedakan dengan situs web aslinya," jelas Eset dalam keterangannya kepada detikINET.

Ditambahkannya, jika kita perhatikan pada upaya phising ini, selain tampilan windows tidak wajar, tata bahasanya juga jauh dari bahasa resmi sebagaimana layaknya media yang diakses secara luas.

PayPal palsu tersebut juga menyertakan kata pembuka 'Dear Paypal Member' untuk semua penerima notifikasinya. Sedangkan pada tampilan PayPal dan lembaga keuangan resmi lainnya selalu menyapa customernya dengan nama dan/atau dengan identitas khusus yang diketahui oleh kedua belah pihak customer dan provider.

Hal lain yang menarik pada penipuan PayPal tersebut adalah email dikirim dari PayPal Prancis tetapi menggunakan bahasa Inggris, dan tombol submit berbahasa Jerman

Ketika form isian data dan informasi tersebut dikirim, form akan menghubungi situs web dimana informasi tersebut diambil dengan php script. Setelah selesai, user akan diforward ke situs PayPal Amerika, pada reply akan terlihat notifikasi yang terdiri dari campuran beberapa bahasa.




ScreenShot Form kosong PayPal Berbahasa Inggris, dengan tombol send berbahasa Jerman, tetapi dikirim dari PayPal Prancis.


Support By : HOLDING COMPANY ONLINE  -  andiseti  Arsipkan berita di : POJOKSETI
From : detikInet : Awas, Beredar Phishing Model Baru!: | : Shared via Indonesia News for Android.
Terkirim dari tablet Samsung


Read More …


Yahoo melayangkan gugatan atas kekayaan intelektual terhadap Facebook.

Yahoo mengklaim jejaring sosial itu telah melanggar 10 hak patennya termasuk sistem dan metode untuk iklan di situs. Facebook membantah tuduhan itu.

Gugatan itu muncul menyusul rencana Facebook untuk melakukan 'go publik'.

Masalah hak paten biasa terjadi antara pembuat smartphone, tetapi ini untuk pertama kalinya masalah ini diributkan oleh kedua 'raksasa' internet.

Dalam sebuah pernyataan dari Yahoo menyebutkan bahwa ini adalah kasus yang besar.

"Paten Yahoo berkaitan dengan inovasi dalam produk online, termasuk layanan pesan, generasi berita berbayar, komentar sosial dan tampilan iklan, mencegah penipuan dan kontrol terhadap kerahasiaan," seperti disebutkan dalam gugatan itu.

"Model jejaring sosial Facebook, yang mengijinkan pengguna untuk menciptakan profil dan terhubung dengan, diantara hal yang lain, seseorang atau bisnis, itu berbasis pada paten teknologi jeraring sosial yang dimiliki Yahoo.

Jejaring sosial mengisyaratkan bahwa Yahoo tidak berupaya keras untuk menyelesaikan masalah itu tanpa melibatkan pengadilan. Digambarkan langkah Yahoo ini menimbulkan teka-teki.

"Kami kecewa terhadap Yahoo, yang selama ini merupakan mitra bisnis Facebook dan sebuah perusahaan yang mendapatkan keuntungan dari asosiasinya dengan Facebook, dan memutuskan untuk menempuh jalur hukum," tambahnya.
Sejarah berulang

Kasus ini seperti ulangan dari keputusan Yahoo untuk menggugat Google menyusul penawaran saham perdana perusahaan tu pada 2004 lalu.

Sengketa masalah hak paten itu dimenangkan Yahoo yang memperoleh sejumlah pembayaran. Disebutkan Google melakukan penyelesaian kasus itu dengan menerbitkan 2,7 juta saham untuk saingannya.

"Ini masuk akal bahwa Yahoo ingin mencoba taktik yang berhasil digunakan dimasa lalu," kata analis teknologi di New York BGC Partner Colin Gillis kepada BBC.

"Tetapi ada keputusasaan disana - tampaknya bahwa mereka akan mendapatkan uang dengan mudah dari Facebook. Ini tidak akan menganggu IPO."

Baru-baru ini Yahoo mengubah susunan pimpinannya, dan menunjuk Scott Thompson sebagai kepala eksekutif pada Januari lalu.

Pendiri Yahoo, Jerry Yang, mengundurkan diri dari jajaran pimpinan pada Januari. Kepala perusahaan dan tiga direksi mengumumkan pengunduran diri mereka setelah itu.

The Wall Street Journal melaporkan bahwa banyak karyawan Yahoo diperkirakan akan menghadapi pemecatan menyusul penurunan keuntungan.

Keputusan Thompson untuk menggugat kemungkinan akan mendatangkan dana segar atau aset lain jika pengadilan mengabulkan gugatan itu.

"Ini menarik karena pertama kalinya hak paten dipermasalahkan media sosial," kata Andrea Matwyshyn, asisten profesor studi hukum Wharton School, University of Pennsylvania.


Yahoo Gugat Facebook - KOMPAS tekno:
http://tekno.kompas.com/read/2012/03/13/14241922/Yahoo.Gugat.Facebook.
Shared via Indonesia News for Android.
Read More …